19 September 2020 - 08:27
Hari Kekalahan AS di Dewan Keamanan PBB

Menteri Luar Negeri Iran mengatakan tidak ada hal baru yang akan terjadi pada 20 September 2020 bagi AS, dan Mike Pompeo hanya perlu membaca Resolusi Dewan Keamanan PBB no.2231.

Menurut Kantor Berita ABNA, Mohammad Javad Zarif di akun Twitternya Kamis malam mengeluarkan statemen menjelang berakhirnya embargo senjata PBB terhadap Iran, dengan menulis, "Mike Pempeo keliru, AS tidak lagi menjadi anggota JCPOA dan proses pengaktifan pengembalian sanksi tidaklah sederhana, tetapi rumit dan panjang,".

Menyusul kekalahan bulan lalu di Dewan Keamanan PBB untuk meloloskan resolusi anti-Iran yang bertujuan melanjutkan embargo senjata, Amerika Serikat terus melancarkan agitasi mengancam pengembalian semua sanksi terhadap Iran dan secara efektif menghancurkan JCPOA.

Amerika Serikat melakukan interpretasi sendiri secara sepihak terhadap resolusi Dewan Keamanan no.2231 demi memaksakan kepentingannya. Padahal, resolusi ini tidak terpisah dari JCPOA, oleh karena itu semua tindakan AS di Dewan Keamanan PBB bersifat ilegal dan unilateral.

Mikhail Ulyanov, Wakil Rusia untuk Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang berbasis di Wina, dalam sebuah pernyataan mengatakan tidak ada pihak yang memandang serius upaya konyol AS untuk menempatkan dirinya sebagai anggota JCPOA

Keluarnya Amerika Serikat dari JCPOA pada tahun 2018 menyebabkan negara tersebut tidak lagi menjadi anggota perjanjian nuklir internasional 2015, sehingga tidak berhak menggunakan mekanisme pemicu yang telah ditetapkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231 untuk mengembalikan sanksi terhadap Iran.

342/